No. 1384 Diantara Mukjizat Rasulullah

today November 19, 2019 account_circle Arifin Ismail

 

“Dan Allah menjaga engkau daripada  manusia” ( QS. al Madah : 67)   

Mukjizat seorang rasul adalah bukti kebenaran ajaran yang disampaikan  yang terjadi  sepanjang hidupnya, demikian juga dengan Rasulullah saw yang memiliki banyak mukjizat. Sebagai contoh, ada hadis yang menyatakan bahwa selama Rasulullah berada dengan keluarga Halimah, maka air susu Halimah tidak pernah kering dan demikian juga kambing-kambing milik Halimah menjadi kambing yang gemuk dan mempunyai susu yang banyak.Riwayat lain menyatakan bahwa pada masa kanak-kanak, Rasulullah mengalami pembersihan diri dengan pembedahan dada yang dilakukan oleh malaikat, sewaktu beliau bermain bersama anak-anak Halimah.

Rasulullah dijaga oleh malaikat daripada segala macam budaya jahiliyah sebagaimana dikisahkan bahwa sewaktu beliau akan melihat sebuah acara perkawinan masyarakat Makkah , beliau tertidur sampai pagi sehingga tidak dapat mendengar nyanyian dan musik jahiliyah. Demikian juga sewaktu beliau akan membuka kain untuk mengangkat batu dalam kerja membaiki ka'bah, maka datang malaikat berkata " segera tutup auratmu ", sehingga aurat nabi tidak pernah terbuka.

Dalam perjalanan ke Syam bersama Maisarah untuk membawa barang dagangan Khadijah, maka Maisarah melihat selama perjalanan awan mengikuti nabi dan dua orang disamping nabi yang selalu memayungi Rasululah selama perjalanan. Maisarah melihat dimana Nabi akan berteduh, maka datanglah pokok untuk tempat nabi berteduh, dan jika nabi berangkat, pokok itu hilang dari pandangan.Jika nabi berteduh di pokok yang tidak ada daun, seketika sewaktu nabi duduk di bawahnya daun pokok itu menjadi banyak.Khadijah melihat dari atas rumahnya bagaimana awan dan dua orang melindungi  Rasulullah sewaktu beliau kembali dari perjalanan memasuki kota Makkah.

Pada suatu malam bulan punama, orang kafir makkah meminta nabi  untuk membelah bulan, sebagai bukti kerasulannya, maka nabi shalat dua rakaat, dan berdoa sehingga bulan itu kelihatan turun mendekat kemudian terbelah dua. Ada riwayat yang mengatakan bahwa bulan itu terbelah dua satu bagian di atas Safa, dan satu bagian lagi di atas Marwa. Ada riwayat lain yang menyatakan bahwa bulan yang sudah terbelah itu masuk ke dalam lengan baju jubah nabi dan keluar lagi kemudian bulan itu bersatu lagi dan kembali ke tempat asalnya.Orang kafir berkata ini adalah sihir, maka turunlah ayat : Telah dekatlah kiamat, dan terbelahlah bulan. Dan jika mereka melihat tanda kekuasaan, mereka berpaling dan berkata itu adalah sihir " ( Surah AlQamar:1-2)

Banyak riwayat hadis Anas bin Malik, Ibnu Mas'ud, Jabir bin Abdillah yang menceritakan tentang beberapa kejadian dimana air yang sedikit menjadi banyak; dan air itu keluar dari tangan nabi Muhammad saw. Diantara riwayat tersebut adalah daripada Anas bin Malik yang berkata : " Saya melihat Rasulullah pada waktu akan shalat ashar. Ramai orang yang sedang mencari air untuk wudhu' dan mereka mendapatkan air yang sangat sedikit dan mereka bawakan dari yang sedikit itu kepada nabi. Kemudian nabi meletakan tangannya di dalam bekas air, dan menyuruh semua orang untuk berwudhu dari bekas air tersebut. Anas melanjutkan : ' saya melihat air mengalir dari jari tangan beliau, dan setiap orang berwudhu sampai kepada orang yang terakhir". Anas ditanya berapa orangkah yang berwudhu pada waktu itu. Dia menjawab " sekitar tiga ratus orang ". Amir bin Shuayb berkata bahwa pada suatu hari di berada di belakang unta nabi di pasar Dzul Majaz. Ali berkata : " Ya Rasulullah, aku haus dan tak memiliki sedikitpun air ". Nabi segera turun dari kenderaannya, dan menghujamkan kakinya ke atas bumi, kemduian mengalirlah air dan nabi berkata : "Minumlah ".

Banyak hadis yang meriwayatkan tentang mukjizat nabi membanyakkan makanan yang sedikit sehingga dapat dimakan oleh orang ramai, sebagaimana yang disampaikan oleh Jabir bin Abdullah, Abu Thalhah, Abu Ayyub, Samurah bin Jundap, Abdurrahman bin Abubakar, Abu Hurayrah, Ali bin Abi Thalib, Anas bin Malik, Khalid bin Abdul Uzza danlain sebagainya. Sebagai contoh, dalam riwayat yang disampaikan oleh Abu Ayyub bahwa pada suatu hari beliau mengundang Nabi dan Abubakar ke rumahnya dan beliau hanya menyediakan makanan yang cukup untuk berdua sahaja. Nabi bersabda kepadanya : "Panggillah tiga puluh orang anshar ". Abu ayyub memanggil mereka dan semuanya makan dan setelah selesai makan mereka segera pergi. Nabi berkata lagi : " Panggil lagi  enam puluh orang lagi ". Abu Ayyub menjemput enam puluh orang lagi dan mereka makan semua kemudian pergi. Nabi berkata lagi : " Pamggil lagi tujuh puluh orang lagi ". Abu ayub memanggil mereka, dan mereka semua makan sampai kenyang kemudian pergi. Walaupun demikian, makanan yang awalnya tadi disediakan untuk dua orang tersebut masih tersisa lagi. ( riwayat Thabrani dan Baihaqi ).

Buraydah menceritakan bahwa seorang arab badui meminta nabi untuk menunjukkan mukjizatnya. Nabi berkata kepada badui tersebut : " Katakan kepada pohon itu bahwa Rasululah akan memanggilnya ". Badui itu mengatakan hal yang demikian kepada pohon, dan setelah mendengar panggilan itu pohon segera bergerak ke kanan dan kiri , ke hadapan dan ke belakang untuk mencabut akarnya. Setelah tercabut, pohon itu berjalan menuju nabi dengan membawa akarnya yang masih bertanah, dan setelah sampai di hadapan nabi , pokok itu berkata : " Assalamu alaika Ya Rasulullah ". Badui itu kemudian berkata : Coba tuan arahkan agar dia kembali ". Nabi segera mengarahkan pohon untuk kembali, maka pohon itu bergerak lagi membawa akarnya kembali ke tempat semula. Hadis riayat Bazzar.

Anas bin Malik berkata ; Nabi Muhamad mengambil batu dan diletakkan di atas tangannya. Batu itu segera bertasbih, dan kami ( sahabat ) dapat mendengar suara tasbihnya. Kemudian rasul memindahkan batu itu ke tangan Abubakar, dan batu itu tetap bertasbih, dan kemudian dipindahkan ke atas tangan saya dan juga tetap bertasbih ". Hadis riwayat Ibnu Asakir. Ali bin Abi Thalib juga berkata : " Kami berada di Makkah bersama rasululah, dan pada suatu hari beliau berjalan ke suatu kawasan dimana setiap pokok dan gunung yang dilewatinya semuanya mengucapkan " Asalaamu aalika Ya Rasululah ". ( riwayat Thabrani, Baihaqi dan Bazzar). Jabir bin Abdillah menceritakan bahwa setiap batu atau pokok yang dilewati oleh Rasulullah, semuanya bersujud sebagai penghormatan kepada belau ". hadis riwayat Baihaqi.

Anas bin Malik berkata : " Nabi sedang berjalan bersama Abubakar,Umar bin Khattab, dan seorang sahabat anshar menuju ke sebuah kebun milik seorang sahabat Anshar. Di kebun itu ada beberapa ekor kambing, dan semuanya bersujud kepada Nabi, sehingga Abubakar berkata : " Kami lebih wajib bersujud kepadamu daripada kambing-kambing ini". Hadis riwayat Baihaqi.

Ummu Salamah menceritakan bahwa pada suatu hari di tengah padang pasir seekor rusa berkata : Ya Rasulullah ..dan nabi menjawab : " ada apa wahai rusa ? Rusa itu berkata : " Arab badui telah menangkap saya sedangkan saya memiliki dua ekor anak di bukit itu, maka tolong bebaskan saya agar dapat menyusui anak – anak terlebih dahulu dan nanti setelah itu saya akan kembali lagi kesini". Nabi bertanya kepada arab badui tersebut : " Inginkah engkau mengabulkannya ? ". Arab itu menjawab : " baik ya Rasulullah ". Arab badui melepaskan rusa tersebut dan binatang itu segera pergi ke gunung untuk menyusukan anaknya dan tak lama setelah itu ia dating kembali, dan kemudian badui mengikatnya. Arab badui bertanya kepada Rasul : " Apakah yang tuan inginkan ya Rasulullah ". Nabi menjawab : " Lepaskan rusa tersebut ". Arab badui segera melepaskan rua tersebut, dan rusa segera berlari ke tengah padang pasir seraya berkata : " Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad itu Rasulullah ". Hadis riwayat Baihaqi.

Hasan al Bashri berkata : " Seorang lelaki datang kepada Nabi dan bercerita bahwa dia telah meninggalkan seorang anak kecil di sebuah lembah. Nabi sgera berangkat bersama orang itu ke lembah tersebut dan berkata : " Wahai fulanah, jawablah ucapanku ini dengan izin Allah ". Tak lama kemudian : Labbaika ya Rasululah..Nabi berkata : " Orangtuamu telah masuk islam, dan jika kamu suka maka saya dapat mengembalikanmu kembali hidup bersama orangtuamu ". Fulanah tadi menjawab : " Wahai rasulullah, saya tidak lagi memerlukan kedua orangtuaku itu sebab saya telah mendapatkan Allah yang lebih baik daripada mereka berdua". Hadis riwayat Baihaqi. Wakaz bin Jarah meriwayatkan dari fahd bin Atiya bahwa seorang anak bayi yang belum pandai berbicara dibawa ke hadapan Rasulullah. Nabi bertanya kepada bayi tersebut : " Siapakah saya ? ". Bayi itu segera menjawab : " Tuan adalah rasulullah ". Hadis riwayat Baihaqi. Ini merupakan sebagian kisah dari mukjizat Rasulullah, nabi akhir zaman. Fa’tabiru Ya Ulil abab.

Buletin

Share This