1457 LAILATUL QADAR

today May 15, 2021 account_circle Arifin Ismail

LAILATUL QADAR

“ Itulah malam yang lebih baik dari seribu bulan " ( QS. Qadar : 3 )

Lailatul Qadar secara bahasa terdiri dari dua kata, yaitu lailatul yang bermakna malam, dan Qadr yang bermakna takdir, sehingga secara bahasa Lailatul Qadar itu bermakna “malam penentuan takdir “. Disebut denga malam penentuan taqdir,  sebab pada malam itu Allah akan menentukan takdirNya bagi semua makhluk untuk setahun, yang disebut juga dengan Taqdir Sanawi ( takdir tahunan ). Di dalam penentuan takdir kehidupan ada Taqdir Azali ( takdir yang telah tertulis sejak dari zaman azali sebelum ada penciptaan( QS. Al Hadid: 22 ), ada Takdir Sanawiy yaitu takdir yang ditentukan setahun sekali ( QS. Al Dukhan  : 4 ) dan ada Takdir Mubram atau Taqdir Yaumi , yaitu takdir yang ditentukan pda waktu akan terjadi sesuai dengan kehendak Allah Taala (  QS. Ar Rahman : 9 ).

Dalam kajian sejarah, malam ketentuan takdir tahunan itu adalah malam turunnya al Quran dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah, suatu tempat yang berada di langit dunia. Kejadian turunnya al Quran dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah tersebut hanya terjadi sekali sahaja pada waktu yang tidak diketahui, tetapi kejadian turunnya al Quran dari lauh Mahfudz itu diperingati pada setiap tahun di bulan ramadhan yang disebut denga malam Lailatul Qadar. Malam peringatan pada setiap tahun itu bertepatan dengan waktu penentuan takdir tahunan. Itulah sebabnya malam itu disebut dengan nama Lailatul Qadar, malam menentukan takdir yang dilaksanakan setiap tahun sekali. Oleh Lailatul Qadar itu terjadi dalam setiap bulan ramadhan di setiap tahun.

Oleh sebab itu Lailatul Qadar adalah malam yang sangat istimewa, malam yang penuh dengan keberkatan, malam kemuliaan, malam yang lebih baik daripada seribu bulan, malam yang penuh dengan kesejahteraan sampai kepada terbit fajar, malam dimana turun malaikat dengan izin daripada-Nya.  Allah Taala menjelaskan  malam tersebut dalam kitab Suci Al Quran : “ Sesungguhnya telah Kami turunkan Al Quran pada  Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apa itu  Lailatul Qadar. Lalatul Qadar itu  lebih baik daripada seribu bulan. Pada waktu itu malaikat Jibril besama malaikat ang lain turun dengan izin Allah untuk mengatur segala urrusan.  Kesejahteraan terjadi pada waktu itu sampai kepada terbit fajar “ ( Surah Al Qadar : 1 – 5 ). 

Lailatul Qadar tersebut  bernilai seribu bulan.  Sejarah malam itu adalah turunna al Quran dari Lauh Mahfudz ke Baitul Izzah. ITu terjadi hanya sekali. Kejadian itulah yang diperingati setiap tahun di bulan ramadhan. Lalatul Qadar setiap tahun itu bukan lagi malam turun al Quran tetapi menjadi  malam dimana Allah Taala menentukan program tahunan untuk semua umat manusia. Dalam surah ad Dukhan, dijelaskan : “ Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang penuh keberkatan. Pada malam tersebut diputuskan segala urusan dengan penuh bijaksana. Itulah urusan yang besar dari sisi Kami “. ( QS. Dukhan : 3-5).

Sahabat nabi, Ibnu Abbas dalam menafsirkan ayat ini berkata : “ Pada malam itu ditentukan apa yang akan terjadi dalam satu tahun kedepan, baik itu mengenai rezeki, kematian, kelahiran, hujan, malahan juga ditentukan berkaitan dengan siapakah diantara hambaNya akan akan berangkat naik haji pada tahun mendatang “.  ( Tafsir Durarul manstur, jilid 5, 738). Sahabat nabi yang lain, Ikrimah juga menyatakan bahwa  ayat 4 surah ad Dukhan itu malam yang pebuh keberkatan itu adalah  lailatul qadar yaitu dimana malam dimana Allah memutuskan segala urusan dengan penuh bijaksana.

Lalatul Qadar , dimana turunnya al Quran dari lauh Mahfudz itu terjadi hanya sekali, sedang Lailatul Qadar sebagai malam penentuan takdir itu terjadi setiap bulan ramadhan pada setiap tahun. Rabiah bin Kalsum berkata bahwa pada suatu hari aku berada di rumah Hasan al Basri, dimana ada seorang lelaki bertanya: Wahai Abu Said, apakah malam Lailatul Qadar itu ada pada setiap ramadhan ? Hasan al Basri menjawab : Demi Allah, malam itu terjadi pada setiap ramadhan, dan sesungguhnya malam itu adaah “ malam diputuskan segala urusan yang bijaksana “, maka engkau akan dapatkan bahwa pada malam itu akan diputuskan siapa yang akan menikah dengan perempuan mana, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu Hilal bin Yasaf berkata : “ Tunggulah keputusan Allah pada bulan ramadhan “. ( Imam Suyuthi, Tafsir Durarul Mansur, jilid 5, hal.739).

Oleh sebab itu dapat disumpulkan bahwa Lailatul Qadar itu mempunyai banyak keistimewaan yaitu : (1) malam diturunkannya kitab suci Al Quranul Karim dari Lauh Mahfud ke langit dunia (2) malam yang lebih baik daripada seribu bulan (3) Malam ketentuan takdir semua makhluk dalam setahun (4) Pada malam itu malaikat jibril turun untuk mengatur segala urusan (5) Malam yang penuh kesejahteraan sampai terbit fajar. Disebabkan keistimewaan yang begitu hebat hebat maka setiap muslim diberi Allah kesempatan untuk merebut peluang menjadi millioner pahala sebab amalan pada malam tersebut akan bernilai seribu bulan. Oleh sebab itu, malam itu perlu diperiapkan dengan melakukan penuh perahatian. Agar perhatian tidak terpeah, maka disunatkan amalan I'tikaf di hari-hari akhir ramadhan. I,tikaf itu dilakukan agar manusia dapat melakukan muhasabah diri terhadap apa yang telah dilakukan daam setahun yang lalu, baik muhasabah dalam pelaksananan ibadah, pelaksanaan perintah Allah, muhasabah dalam akhlak, muhasabah dalam pencarian dan pemakaian rezeki, daln lain sebagainya. Setalah melakukan muhasabah diri, baru kita meminta ampun, kemaafan atas perbuatan dosa yang kita lakukan. Itulah sebabnya dalam hadis nabi menyatakan bahwa amalan untuk menghadapiLailatul Qadar adalah membaca doa  meminta kemaafan dari Allah.  Siti Aisyah pernah bertanya: wahai rasulullah bagaimana jika aku mengetahui bahwa malam itu adalah lailatul qadar.? Rasulullah saw : ‘ Bacalah doa : Allahumma innaka afuwwun kariimun tuhibbul afwa fa’fu anni , ya Allah sesungguhnya Engkau ini Maha pemberi maaf dan Maha pemurah senang untuk memberikan maaf, maka maafkanlah dan ampunkanlah dosa-dosaku  “.  ( hadis riwayat Ahmad, Ibnu Majah dan disahihkan oleh Tirmidzi ).Ulama menyatakan bahwa ucapan ini dapat menghilangkan semua catatan dosa ang telah dilakukan.

 Setelah menyadari kesalahan dan meinta ampun atas kesalahan tersebut, maka seseorang itu hendaklah berniat untuk tidak mengulangi dosa tersebut di masa mendatang dan berharap dapat memperbaiki diri di masa mendatang, dan merencanakan  program dan langkah,serta  amal apa yang akan dilakukan untuk diri sendiri, untuk keluarga, untuk masyarakat dan untuk umat Islam seluruhnya sehingga hidup dimasa mendatang lebih baik dari masa lalu. Setelah merancang program hidup untuk tahun mendatag baru rancangan itu kita panjatkan kepada Allah dalam doa dan munajat, agar program tersebut dituliskan dalam takdir Allah untuk tahun mendatang yang akan ditetapkan pada Lalatl Qadar.  Inilah aplikasi  I'tikaf di masjid di malam-malam akhir ramadhan untuk mendapatkan letentuan takdir terbaik yang akan diputuskan pada saat Lailatul Qadar.

 Oleh sebab itu Lailatul Qadar sangat penting dalam hidup kita sepanjang tahun mendatang, karena di malam itu kita dapat meminta ampun segala dosa-dosa yang terdahulu, dengan muhasabah, mengevaluasi diri dan bertobat kepada Allah; dan di malam itu juga adalah malam Allah akan menentukan taqdirNya untuk kehidupan kita dimasa mendatang.

Untuk memotivasi agar manusia  berlomba-lomba untuk mendapatkan malam tersebut, maka Allah menjanjikan bahwa amal yang dilakukan pada malam itu akan lebih baik daripada amalan selama seribu bulan. Tetapi sebenarnya yang perlu dicari bukan hanya pahala seribu bulan, tetapi juga bagaimana agar hidup kita lebih di tahun mendatang itu lebih baik dari hidup di tahun-tahun yang lalu, sehingga dengan ketentuan takdir terbaik di masa endatnag tersebut, maka amalan kita di tahun mendatang  sama seperti orang yang beramal selama seribu bulan. Sebagai contoh misalnya di ahun lalu kita kurang banyak sedekah, kemudian dengan muhasabah diri kita berniat dan berdoa agar tahun akan datang saya lebih banyak lagi bersedekah, sehingga dengan permntaan itu Allah takdirkan kita tahun mendatag memiliki harta yang banyk dan bersedekah yang banyak, sehinga  sedekah kita seperti orang yang bersedekah selama seribu bulan. Demikian juga dengan amal-amal yang lain.

Lalatul Qadar hanya terjadi setahun sekali. Lailatul Qadar adalah waktu yang bernilai seribu bulan diantara tiga ratus enam puluh hari  hari dalam setahun.Lailatul Qadar adalah waktu dimana penentuan nasib dan takdir akan diputuskan. Oleh sebab itu   marilah kita  berlomba-loma  untuk mengisi sepuluh akhir ramadhan dengan muhasabah, taubat, dan munajat sehingga kita  mendapatkan kemuliaan  lailatul qadar, sehinga kehidupan kita di tahun mendatang seperti orang yang hidupnya penuh dengan kebaikan selama seribu bulan. Fa'’abiru Ya Ulil albab.lail

Buletin

Share This