1431 MEMBACA  SIRAH,  HADIS, DAN MENCONTOH AKHLAK NABI

today October 23, 2020 account_circle Arifin Ismail

 

“ Sesungguhnya pada diri Rasulullah itu ada teladan yang baik “ ( QS. Al Ahzab : 21 )

Rasulullah saw adalah manusia yang dijadikan sebagai contoh dan teladan bagi sekalian alam, sehingga kedatangan beliau diatas permukaan dunia merupakan rahmat bagi sekalian alam. Hal ini dinyatakan dalam Kitab suci Al Quran :  “ Dan tidaklah Aku ( Allah ) mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam “ ( Surah Al Anbiya : 170 ). Oleh sebab itu rasulullah  diciptakan oleh Allah Taala sebagai manusia sempurna ( insan kamil ) yang mempunyai akhlak mulia dan  kedudukan terhormat disisi Allah subhana wataala. Hal ini dimaksudkan agar  seluruh umat manusia  dapat mengikuti cara hidup, akhlak dan pribadi beliau untuk mencapai tingkat yang tertinggi dan termulia baik di dunia maupun di akhirat.   “ Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan dan pengajaran yang baik bagi orang yang mengharapkan keridhaan Alah dan hari akhirat dan mereka yang banyak berzikir kepada - Nya “ ( Surah Al Ahzab : 21 ) 

Agar manusia  dapat mengikuti akhlak , pribadi dan kehidupan Rasulullah yang mulia tersebut, maka sebagai seorang manusia  muslim, sangat perlu dan wajib mempelajari kehidupan dan akhlak serta pribadi manusia teladan, manusia sempurna, Rasulullah Muhammad saw. Adapun ilmu dan kitab-kitab yang mempelajari tentang kehidupan rasul ini dinamakan dengan  ilmu “ sirah rasul “. Seorang ulama dari Syria, Mustafa as-Siba’i dalam bukunya yang berjudul “ Sirah Nabawiyah, durusun wa ‘ibar “, menyatakan bahwa dalam kehidupan Rasul terdapat beberapa keistimewaan :

 

1.      Sejarah hidup rasulullah saw adalah sejarah yang paling benar jika dibandingkan dengan sejarah hidup nabi-nabi yang lain dan sejarah para pemimpin dunia, atau tokoh masyarakat yang lain.  Dikatakan demikian sebab penulisan sejarah hidup Rasulullah ditulis dengan sebuah kajian dan penelitian ilmiah yang terjaga keasliannya, tanpa ada penipuan dan pemalsuan, dan dapat dikaji secara fakta sejarah.

Sejarah hidup nabi-nabi yang lain seperti nabi Adam, nabi Ibrahim, nabi Musa , nabi Isa, atau pemimpin agama yang lain seperti Kong Fu Chu atau Budha Gautama, tidak didukung dengan penelitian sejarah yang benar dan bersumber dari sumber terpercaya, sedangkan sejarah nabi Muhammad telah ditulis berdasarkan rujukan yang benar-benar dan  dapat dipertanggungjawabkan  atas kebenaran data dan keasliannya.

 

  1. Sejarah hidup nabi Muhammad adalah sejarah yang sangat jelas dan tercatat dengan detail, baik dari sejak sebelum kelahirannya sampai kepada akhir hayatnya. Dari kitab-kitab sirah kita dapat mengetahui secara jelas keadaan kedua orangtuanya, keluarganya, demikian juga kehidupannya sejak kecil, masa remaja, di waktu dewasa, di saat perkawinannya, kehidupan dalam  keluarga, dalam bermasyarakat dan lain sebaginya. Tidak ada sisi kehidupan Rasulullah yang tidak tertulis dan tercatat, semuanya dapat diketahui secara benar dari sumber yang asli, tanpa dibuat-buat atau ditambah-tambah.

Sejarah hidup nabi yang lain ataupun pemimpin yang lain tidak terdapat ditulis dengan catatan yang begitu lengkap dan sempurna sebagaimana kehidupan nabi Muhammad, oleh sebab itu kita tidak mendapatkan kehidupan nabi Adam yang lengkap, nabi Musa, nabi Isa, maupun pemimpin agama atau masyarakat yang lain. Ketidak jelasan dan ketidak lengkapan sejarah kehidupan nabi dan pemimpin agama diatas menjadikan sejarah mereka kadang kala ada yang menambah-nambah dengan menjadikan mereka sebagai tuhan atau anak tuhan atau sesuatu yang dipuja. Sebagai contoh kita melihat bahwa sejarah hidup nabi Musa atau nabi Isa dan pemimpin agama yang lain  sangat sedikit yang dapat diketahui dan dibaca dibandingkan dengan sejarah hidup nabi Muhammad saw.

 

1. Sejarah hidup nabi Muhamad adalah kehidupan manusia biasa yang mendapat kelebihan dengan menjadi rasul, tanpa ditambah dengan cerita-cerita khayalan atau dongeng yang tidak dapat dikaji kebenarannya. Sejarah hidup beliau juga tidak ditambah-tambah dengan sifat-sifat ketuhanan, atau pemujaan sebagai tuhan, yang kadang telah keluar daripada sifat-sifat kemanusiaan. Bagi kita, Nabi Muhammad saw bukanlah manusia “ superman “, manusia yang kebal , ataupun manusia yang tidak sakit , atau tidak akan mati, sebagaimana gambaran manusia “ superman “; tetapi beliau tetap sebagai manusia biasa yang mempunyai sifat-sifat kemanusiaan seperti mempunyai perasaan  sedih jika terkena musibah,  beliau juga dapat terkena musibah seperti sakit kena sihir , dan juga dapat terluka sebagaimana manusia yang terluka di medan perang, dan akhir hayatnya beliau juga meninggal dunia  sebagaimana manusia yang lain. Dengan sifat kemanusiaan ini, setiap manusia dapat mencontoh kehidupan rasul dengan lebih mudah, sebab semua sifat-sifat kemanusiaan telah terdapat dalam sifat nabi Muhammad saw. 

Hal ini jauh dibandingkan dengan nabi-nabi yang lain, dimana cerita tentang mereka lebih berat kepada cerita-cerita luar biasa atau cerita ajaib, atau digambarkan dengan sifat-sifat yang hampir sama dengan sifat  tuhan  sehingga sulit bagi manusia biasa untuk mengikutinya dengan baik.

 

2. Sejarah hidup nabi Muhammad saw meliputi semua segi kemanusiaan. Sebelum menjadi rasul, beliau adalah seorang pemuda yang mempunyai akhlak mulia sehinga mendapat gelar “ Al Amien “ manusia terpercaya. Beliau juga seorang pedagang yang sukses dan mendapat keuntungan yang banyak, beliau juga sebagai seorang pengembala yang handal, pemimpin yang adil. Dalam keluarga beliau adalah seorang suami yang paling baik, ayah yang sayang kepada anak-anaknya. Rasul juga sebagai seorang pendidik , guru yang berhasil mendidik sahabatnya menjadi pemimpin , sahabat yang baik, hakim yang adil, olahragawan yang hebat, pakar kesehatan, arsitek dan pakar teknik, panglima perang, manager yang baik dalam segala urusan, sehingga dengan demikian akhlak dan kepribadian beliau dapat dicontoh oleh segala bidang kehidupan baik seorang guru, dokter, pemimpin masyarakat, hakim, panglima tentara, pengusaha, pengarah, dan lain sebagainya.

Sedangkan sejarah nabi yang lain, tidak sempurna seperti nabi Muhammad. Sebagai contoh Nabi Isa adalah seorang nabi yang tidak menjadi ayah, dan tidak pernah menjadi suami. Dia seorang yang zuhud, hanya mementingkan akhirat, dan tidak peduli dengan harta kekayaan. Demikian  juga dengan pengasas agama yang lain seperti Budha, Kong Fu Chu atau pemimpin besar seperti Napoleon Bonaparte, Aristoteles, Plato, Socrates, mereka tidak mempunyai sejarah yang lengkap dalam semua bidang. Sehingga sejarah hidup mereka tidak dapat menjadi contoh bagi semua orang dalam semua bidang. Mereka hebat dalam satu bidang tetapi tidak hebat dalam bidang yang lain, sedangkan nabi memang hebat dalam semua bidang, sehingga dapat menjadi contoh bagi semua orang.

 

  1. Sejarah dakwah nabi melalui proses yang bertahap, dengan strategi dan cara yang dapat diikut oleh semua orang. Beliau pernah kalah dalam peperangan, pernah disakiti, diasingkan, dihina dan lain sebagainya. Tetapi dengan cara yang mudah dan sesuai dengan proses tersebut, ternyata beliau dapat menyampaikan dakwah dengan hasil yang begitu hebat, dapat merubah suasana masyarakt Arab yang jahiliyah menjadi masyarakat beriman dan bertauhid dalam masa yang sangat singkat. Sebab itu ajaran Islam yang dibawanya diterima bukan disebabkan oleh kehebatan mukjizat, tetapi karena ajaran tersebut dapat diterima oleh semua orang dengan akal yang sehat, dan contoh dalam akhlak.

Sedangkan ajaran nabi-nabi yang lain, sebagian besar diterima sebab memakai mukjizat, sehingga dalam kisah nabi-nabi yang lain terdapat banyak mukjizat yang diberikan kepada  mereka, tetapi setelah mukjizat itu selelsai, banyak diantara pengikutnya yang kembali kepada kekafiran. Sebagaimana kisah umat nabi Musa dalam Al Quran. Mukjizat yang diberikan kepada nabi Muhammad akan terjadi jika umat kafir mendesak nabi untuk melakukannya, seperti mukjizat terbelahnya bulan menjadi dua dan lain sebagainya.

Sejarah Nabi begitu luas, maka sepatutnya pada bulan Rabiul Awal ini umat Islam dimana -mana menjadikan sebagai bulan mengkaji sejarah Rasulullah dalam setiap lini kehidupan. Mari kita wujudkan program kajian sirah nabi, baik dengan membaca buku-buku sirah di rumah-rumah, masjid atau sekolah. Mari kita mencontoh akhlak beliau, baik sebagi pedagang, akhlak sebagai pemimpin, akhlak sebagai kepala rumah tangga, akhlak dalam berjiran dan bertetangga, akhlak dalam bergaul di masyarakat, sehingga bulan rabiul aal menjadi bulan mencohtoh akhlak Rasulullah. Mari kita membaca hadis-hadis beliau, satu hari satu hadis, sehingga selama bulan Rabiul Awal menjadi bulan hadis nabi, dan lain sebagainya. Inilah cara kita untuk memperingati Maulid Nabi, sehinga kisah nabi, akhlak nabi, hadis nabi menjadi perhatian utama masyarakat di bulan ini. Fa’tabiru ya ulil albab.

Buletin

Share This